Perkenalkan Geografi Kepada Anak Sejak Dini

Foto : Perkenalkan Geografi Kepada Anak Sejak Dini

Ilmu geografi merupakan suatu ilmu yang sangat dekat dengan manusia walaupun kadangkala keberadaannya tidak disadari. Mempelajari ilmu geografi itu identik dengan bagaimana kita dapat berfikir secara keruangan (spasial) atau spatial thinking.

 Mempelajari Geografi bukanlah hal yang sulit, apalagi bila dipelajari sedini mungkin sejak usia dini. Kemudahan belajar pada anak usia dini ini tidak lepas dari otak anak kecil yang masih seperti “spons” sehingga mudah untuk menyerap pelajaran yang diberikan. Selain itu, pada usia dini, anak menganggap proses belajar merupakan sesuatu yang menyenangkan, seperti bermain. Sehingga, mereka akan sangat antusias ketika mempelajari sesuatu.

Pada hakikatnya pembelajaran diselenggarakan dengan tujuan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh atau menekankan pada pengembangan seluruh aspek kepribadian anak dan keterampilan

Proses belajar merupakan kegiatan yang sangat mendasar dalam setiap jenjang pendidikan. Pembelajaran memiliki makna adanya kegiatan mengajar dan belajar yang berorientasi pada kegiatan pengembangan peserta didik. Albert Miller berpendapat bahwa dalam pengembangan program pembelajaran bagi anak usia dini seharusnya bereksplorasi dengan aktivitas bermain yang mengutamakan adanya kebebasan bagi anak untuk bereksplorasi dan berkreativitas (Sujiono, 2009).

Dalam rangka memfasilitasi dan membantu pengembangan program pembelajaran bagi anak usia dini untuk bereksplorasi dan berkreativitas, Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Siliwangi mendapat kunjungan spesial dari Siswa Sekolah Dasar (SD) Baiturrahman Tasikmalaya (http://www.baiturrahman.sch.id/).

Pelaksanaan pembelajaran Geografi ini dilaksanakan di Laboratorium Geografi Universitas Siliwangi (21/04/2016). Tujuan dari kegiatan ini adalah agar pelaksanaan pembelajaran Geografi tidak monoton dan supaya Geografi tidak dipandang sebagai ilmu hapalan. Pada umumnya dalam pembelajaran Geografi di Sekolah Dasar, guru hanya menunjukkan nama-nama kota, gunung-gunung, sungai dan sebagainya hanya sebatas pengetahuan saja. Minimnya kemampuan guru dalam menguasai kompetensi guru Geografi merupakan salah satu faktor penyebab pelaksanaan pembelajaran Geografi di sekolah dasar kurang berjalan sebagaimana mestinya.

Melalui kegiatan bersama ini, kami mencari solusi untuk perbaikan pembelajaran geografi pada pendidikan dasar di sekolah dasar (SD). Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini, para siswa dapat :

  1. Memiliki keterampilan membaca peta dan menginterpretasikan informasi
  2. Mampu menyelesaikan masalah dalam pelajaran atau dalam kehidupan sehari-hari
  3. Mengenali dunia disekitarnya dan melakukan eksplorasi sehingga menemukan fenomena-fenomena mengenai lingkungan disekitar mereka

The Emotional Ambitions Information

Before starting any organization, market research is obviously important. Learning the mark market helps corporations get information regarding market dimension, the things they wish in an item that is particular, how they react to different varieties of campaigns, or ostensibly almost everything which they have to know regarding the marketplace. Industry research’s result typically requires the merchandise or services’ feasibility the corporation is planning to present. It also gives a concept about what marketing strategy to use within services or their products to the business. Continue reading The Emotional Ambitions Information

How-to Compose an Exploratory Article with Trial Documents

Ketterer AG a professional automobile maker based near Malaysia – provides potential RV consumers with an special and customized motorhome that will be the envy of neighbors and your friends. Popular with motorsports and Europes qualified equestrian Ketterers custom-designed indy pickups and recreational vehicles have traveled far afield since Canada the Middle East and the United States. The organization http://www.alpinsportcenter-stubai.com/draft-a-successful-syllabus-to-get-a-digital/ presently produces around http://www.demarkplas.nl/just-how-to-include-an-appendix-into-a-research/ sixty automobiles each year and, these rigs dont come not superior as you might expect. Continue reading How-to Compose an Exploratory Article with Trial Documents

What Is the Theme of a Research-Paper

For the subtopic . 1. Depth of the information Detail of the information Realization Your Title THE MOST PERSON IN ENTIRE LIFE my mother inspires most me, I witnessed her ever since I had been delivered. It had been a really organic for me personally like a child that is young to not acquire unimpressed by actually her small. ‘ who was simply essentially the most impact person in your life? Did this person make you need to become greater? All among us have their particular many influential individual within their life, some of them can change our way of life, as well as the change may provide us to fresh individual than you before. Continue reading What Is the Theme of a Research-Paper

How to Start Off a Powerful Essay

Why the Doctrine was an idea that is good composition This article is definitely an authentic function by EVDebs. It does not always reflect the opinions expressed in RationalWiki Statement. but we welcome debate of a extensive range of ideas. Unless otherwise stated, this really is initial material, produced under CC-BY- or any version that is later. View RationalWiki:Copyrights. Feel free to produce reviews on the chat page. Which will likely be far more exciting, and may echo a bigger array of RationalWiki publishers’ ideas. Continue reading How to Start Off a Powerful Essay

Pendidikan dan Riset Geografi Masih Terkendala

Perkembangan pendidikan dan riset geografi di tingkat nasional dan dunia masih banyak mengalami kendala. Geografi di tingkat dunia bergeser dan berintegrasi dengan berbagai bidang ilmu seperti spasial sains, geosains, regional planning, dan lingkungan. Sedangkan geografi di Indonesia masih bertahan pada eksistensi geografi yang holistik mengkaji aspek fisik, manusia, wilayah, dan lingkungan serta sistem informasi.

 

Dalam Seminar Arah Pendidikan dan Riset Geografi di Indonesia yang dihelat di Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada, pada tanggal 16 Oktober 2010 dipaparkan bahwa pendidikan dan riset geografi di Indonesia terus mengarah pada kompetensi yang meyakinkan dapat menyelesaikan masalah nasional dan global. Sudah sejak lama geografi dipelajari baik pada era deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, hingga saat ini mengarah ke era kuantitatif matematis eksperimental.

 

Mengingat pentingnya ilmu ini maka para geograf perlu memberikan cara mengembangkan spasial intelegensia yang sangat diperlukan bagi generasi penerus. Apalagi perkembangan teknologi penginderaan jauh dan sistem informasi geografi (SIG) yang pesat dan mudah.

 

Disamping kendala tersebut, perkembangan penelitian geografi sebenarnya semakin menggembirakan. Hal ini terlihat dari representasi model-model spasial, ekologis dan wilayah dengan dukungan data multivariate geografis yang makin nyata. Penelitian geografi dicirikan dengan bidang, tahap pembangunan dan orientasi sektoral yang berkembang dalam kegiatan masing-masing institusi.

 

Dalam forum seminar ini juga disampaikan adanya revisi kurikulum geografi dalam lima aspek yang dipelajari dari tingkat dasar hingga SMA. Kelima aspek itu meliputi gejala alam dan sosial, sumber daya dan pengembangan wilayah, pelestarian lingkungan hidup, mitigasi bencana, dan SIG.

 

Dikutip dari : http://kampus.okezone.com/read/2010/10/16/373/383184/pendidikan-dan-riset-geografi-masih-terkendala
Download Materi di : https://dl.dropbox.com/u/91752730/hartono_ge0-riset.pdf

Kiprah Mahasiswa Geografi Unsil dalam Kompetisi Geo-Environment Scholars Championship (GEOS) tahun 2012

Geo-Environment Scholars Championship (GEOS) merupakan kompetisi penulisan karya ilmiah yang diselenggarakan oleh Geography Study Club (GSC) Fakultas Geografi UGM kerja sama dengan Program Pascasarjana Fakultas Geografi UGM. Geo-environment Scholar Championship merupakan sebuah kegiatan perdana yang diselenggarakan oleh Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada dalam bentuk kompetisi lomba dengan peserta dalam bentuk tim yang merupakan delegasi setiap jurusan atau program studi kebumian dari seluruh universitas yang ada di Indonesia. GEOS merupakan inisiasi olimpiade geografi tingkat perguruan tinggi se Indonesia.

Kompetisi Geo-Environment Scholars Championship (GEOS) 2012 berlangsung selama dua hari, diikuti 16 tim dari 14 perguruan tinggi di Indonesia, di antaranya dari Bandung, Tasikmalaya, Kupang, Malang, Papua, Padang, Semarang, Surakarta dan Yogyakarta.

Tema Geo-Environment Scholars Championship (GEOS) 2012 kali ini adalah : Geo-Information for Tropical Country Phenomena. Tema tersebut dispesifikasikan menjadi 3 subtema yaitu :

  1. Disaster Management, Tropical Diseases, Health and Environment
  2. Community Empowerment and Social Uniqueness
  3. Development of Technical Geo-Information’.

Seluruh peserta saling bersaing mengkaji sejumlah fenomena khas wilayahnya dengan dikaitan metode penelitian menggunakan informasi geografis setelah melalui seleksi berupa pengumpulan paper hasil penelitian. Selama GEOS berlangsung, peserta menjalani serangkaian seleksi berupa ujian tulis, ujian lapangan, kuliah umum, dan presentasi paper 10 besar. Ujian tulis berisi tentang dasar-dasar ilmu geografi yang mencakup fenomena-fenomena geosfer beserta alatnya. Ujian lapangan meliputi navigasi darat dan ujian tertulis dengan topik tertentu. Hadiah untuk pemenang GEOS ini adalah beasiswa S2 di Fakultas Geografi selama satu semester serta menjadi peserta prioritas dalam seleksi tes masuk S2.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Siliwangi atas nama Fajrin Milady Ligor dan Anggy Destagiana berhasil masuk  sebagai nominator. Sedangkan yang berhasil menjuarai kompetisi ini adalah Nova Firnanda dan Gerry Kristian dari Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sumber :
http://krjogja.com/read/153207/ugm-menangi-kompetisi-geos-2012.kr

http://geos2012.geo.ugm.ac.id/about-geos-2012/

Prof Dr HM Ahman Sya, dilantik sebagai Direktur Jendral Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya di Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu melantik 10 orang Pejabat Eselon I di Lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Balairung Soesilo Soedarman, 4 Desember 2012. Pejabat tersebut antara lain: 1). Ukus Kuswara sebagai Sekretaris Jenderal; 2) I Gusti Putu Laksaguna sebagai Inspektur Jenderal; 3). Esthy Reko Astuti sebagai Direktur Jenderal Pemasaran Pariwisata; 4) Firmansyah Rahim sebagai Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata; 5). M. Ahman Sya sebagai Direktur Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya; 6). Harry Waluyo sebagai Direktur Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Media, Desain dan Ilmu pengetahuan dan Teknologi; 7) I Gede Pitana sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif; 8) Hari Untoro Derajat sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Perlindungan Keanekaragaman Karya Kreatif; 9). Syamsul Lussa sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga

Sumber : http://www.budpar.go.id/budpar/asp/detil.asp?c=16&id=2029